Kazu dan Hana mengikuti Masaru dari belakang. Mereka berlari sampai ke tengah-tengah lapangan olahraga untuk bergabung dengan anak-anak klub baseball. Di luar dugaan, anak-anak klub dan penduduk yang entah dari mana datangnya, berbondong-bondong berlari melewati mereka menuju gedung sekolah sambil berteriak-teriak, "TSUNAMI! TSUNAMI!"
"Gebrakan besar untuk mereka yang malas membaca dan bagi setiap orang yang mendambakan buku jenaka." -School Library Journal Ayo akui saja: Greg Heffley tidak akan pernah mengubah sikapnya yang tengil dan gampang menyerah. Harus ada seseorang yang menjelaskan hal ini pada ayah Greg. Tahu tidak, Frank Heffley benar-benar merasa dirinya mampu membuat putranya menjadi lebih tegar, dan dia pun men…
Bagaimana perasaamu ketika harus pindah ke kota kecil? Setelah bertahun-tahun kami hidup di kota metropolitan. Mengerikan. Kau bisa mati perlahan karena bosan. Tak ada bioskop. Tak ada kafe. Tak ada tempat nongkrong. Tak ada teman-teman terbaikmu. Itulah yang kualami, saat kami harus pindah ke kota kecil ini karena papa dipromosikan bosnya.
Cinta akan datang dengan caranya sendiri, tanpa diduga atau dikira. Berkali-kali kita pikirkan kehadirannya, tetap tidak masuk akal. Mungkin, kita tidak perlu mencari tahu kapan cinta itu akan datang, kapan cinta itu dapat mengobati luka. Atau bahkan, dengan gelisah menanti datangnya cinta. Biarkan cinta hadir penuh kejutan.
Dago pikir keputusannya menikah dengan Mentari setelah semua hal yang terjadi, akan berakhir bahagia seperti apa yang dia dan Mentari impikan. Namun, saat mengetahui fakta jika kesalahan di masa lalunya terlahir seorang putri yang tinggal sebatang kara di panti asuhan membuat Dago hidup di atas rasa bersalahnya. Dago terlena akan kebohongan yang dia mulai sampai tidak menyadari bahwa Mentari te…
Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu.
Lengkara harus membuat happy ending-nya sendiri dengan atau tanpa kehadiran Masnaka. Namun, semua proses itu tidaklah mudah. Karena dalam kisahnya, sang pemeran utama telah mati tanpa meninggalkan pengganti. Tugas Lengkara hanya kembali memutar jam pasir bersama Masnaka dalam ingatan. Atau, membiarkan pasir itu habis dan membuat Sekala merangkai ending yang menyenangkan buat Lengkara?
Setalah sekian tahun berpisah, Marsha, cewek SMU yang maniak banget sama warna bir, ketemu lagi sama Herdy, rivalnya semasa SD. Mulai rivalan dari juara kelas sampai ke lapangan (maksudnya bisa juga buat adu jatos ! Hehehe) sampai-sampai mereka juga punya panggilan khusus buat masing-masing, Sasa dan Didi. Alasannya, mereka saling merasa nama asli musuhnya itu 'kebagusan'.