Kita punya hak untuk bersedih , kita punya hak untuk memilih menyimpan atau berbagai rasa sakit. Hanya saja, kali ini mari sama-sama memahami bahwa kita tak sendiri. Setiap orang di bumi ini punya lukanya sendiri. Tak perlu membandingkan luka siapa yang paling hebat, kita hanya perlu bertahan dari luka kita sendiri dan kembali bangkit meski aku paham itu adalah hal yang sulit.
Buku ini akan membahas tentang tanda lelah hati, cara memahami apa yang kita miliki dalam diri, tak ada pencapaian tanpa tujuan, dan lainnya.
Buku ini mengajak kita untuk melakukan dan membiasakan muhasabah. Dengan rutin muhasabah, hati akan terjaga dari kelalaian, mulut terhindar dari mengucapkan keburukan, dan diri kita akan terpelihara dari segala maksiat dan kemungkaran, bahkan kita pun akan memperoleh banyak manfaat muhasabah.
Buku ini mengungkap bagaimana rahasia produktifitas dari tokoh-tokoh besar dalam sejarah, cara produktif berkarya di tengah padatnya sekolah dan kuliah, produktif di tengah kesibukan kerja yang tak ada habisnya.
Buku ini mengupas tuntas 7 kunci bersikap tenang ketika menghadapi kondisi apa pun. Buku ini dapat membantu pembaca dalam mengembangkan diri.